MENGGUNAKAN AI UNTUK MENAFSIRKAN BHAGAVAD GITA

Kemajuan teknologi memang bisa bermanfaat bagi umat manusia. Namun jika dalam hal iman serta kepercayaan apakah bisa membantu ?

Bagaimana pendapat Anda sendiri tentang hal ini. ?

Tapi, sebelum itu simak ualasa kami di bawah. Yang pastinya menarik untuk Anda simak terlebih dahulu.

Penemuan 2 Ilmuwan

Dua peneliti melakukan percobaan untuk mengekstrak makna dari terjemahan yang berbeda dari kitab suci Hindu, Bhagavad Gita, dan menemukan makna umum di antara mereka. Banyak terjemahan telah dilakukan terhadap karya tersebut tetapi maknanya berbeda-beda dan menghasilkan interpretasi yang berpotensi berbeda. Eksperimen menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengekstrak makna dari terjemahan dan menganalisis perbedaan dan persamaannya.

Pendekatan yang dilakukan dalam eksperimen ini adalah menganalisis sentimen dan semantik (emosi dan makna) dari sekumpulan terjemahan Bhagavad Gita menggunakan sistem kecerdasan buatan yang dikembangkan di Google untuk memahami bahasa. Dr. Rohitash Chandra mengatakan tentang perbandingan tersebut, “Meskipun ada banyak variasi dalam kosakata dan struktur kalimat, kami menemukan bahwa pola emosi dan makna secara umum serupa di ketiganya.” Bhagavad Gita (sering disebut sebagai Gita) berarti “Nyanyian oleh Tuhan.” Ini adalah puisi percakapan antara dewa Hindu Lord Krishna dan pangeran Arjuna. Ini adalah 700 ayat dan terdiri dari bagian dari epos Sansekerta Mahabharata yang menggambarkan perjuangan dalam Perang Kurukshetra antara dua faksi keluarga: Korawa dan Pandawa.

Leave a Comment

Your email address will not be published.